Posted in Personal Story

Ramadhan

Tahun ini adalah tahun ke dua puluh tigaku menyambutmu.

Tahun ini, kita akan bersama lagi selama sebulan penuh.

Ramadhan adalah bulan yang selalu kurindukan;

Suasananya yang riuh namun bukan hanya untuk bersenang-senang, tapi untuk mendapat keberkahan dan pahala dari-Nya.

Segala yang kita kerjakan akan bernilai ibadah, walaupun itu tidur. Tapi bukan berarti harus tidur seharian sampai waktunya berbuka.

Bagiku, Ramadhan adalah;

Bulan yang penuh ampunan dan pengabulan setiap doa.

Bagiku, Ramadhan yang selalu kurindukan adalah;

Bisa menjalankan ibadah puasa yang bukan hanya menahan haus dan lapar, tapi juga sebagai proses manajemen emosi.

 

-ndyahforentina-

18 Juni 2015, 3.45 PM

Advertisements

Author:

A Professional Dreamer!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s